Materi pembelajaran
BAB 2: MENYUSUN DAN MEMAHAMI TEKS EKSPLANASI
A. Pengertian Teks Eksplanasi
Teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan proses terjadinya suatu peristiwa atau fenomena alam, sosial, budaya, atau ilmiah. Tujuannya adalah memberi penjelasan tentang 'mengapa' dan 'bagaimana' sesuatu bisa terjadi.
Contohnya seperti: mengapa terjadi gempa bumi, bagaimana terjadinya hujan, atau bagaimana proses terjadinya banjir.
Teks ini berbeda dengan teks narasi atau deskripsi, karena teks eksplanasi lebih menekankan sebab-akibat dan alur logis peristiwa yang dijelaskan.
B. Ciri-Ciri Teks Eksplanasi
Memuat fakta atau peristiwa nyata.
Bersifat informatif, bukan untuk memengaruhi pembaca.
Menjelaskan proses terjadinya suatu fenomena.
Menggunakan konjungsi kausalitas seperti “karena”, “sehingga”, “akibatnya”.
Menggunakan istilah ilmiah sesuai topik.
Tersusun secara logis dan sistematis.
C. Struktur Teks Eksplanasi
Teks eksplanasi terdiri atas tiga struktur utama:
Pernyataan Umum (Identifikasi Fenomena)
Bagian ini berisi pembukaan yang menjelaskan secara umum fenomena yang dibahas. Biasanya menjawab pertanyaan apa yang terjadi?
Contoh: "Gempa bumi adalah getaran yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam bumi secara tiba-tiba."
Deretan Penjelas (Urutan Sebab-Akibat)
Di bagian ini, penulis menjelaskan proses terjadinya peristiwa secara berurutan. Biasanya menjawab pertanyaan mengapa dan bagaimana hal itu terjadi?
Contoh: "Gempa bumi terjadi ketika lempeng-lempeng bumi saling bergeser. Pergeseran ini menyebabkan getaran besar..."
Interpretasi (Opsional)
Bagian ini merupakan penutup yang berisi tanggapan, simpulan, atau harapan. Tidak semua teks eksplanasi memiliki bagian ini.
Contoh: "Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami cara mitigasi bencana gempa."
D. Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi
Teks eksplanasi menggunakan beberapa ciri kebahasaan tertentu:
Konjungsi Kausalitas (Sebab-Akibat)
Contoh: karena, sehingga, akibatnya, oleh sebab itu.
Kata Ilmiah atau Istilah Teknis
Contoh: magma, lempeng tektonik, fotosintesis.
Kata Kerja Aktif dan Pasif
Aktif: Air hujan mengalir ke sungai.
Pasif: Energi dilepaskan dari dalam bumi.
Kalimat Umum dan Fakta
Berisi informasi yang dapat dibuktikan, bukan opini pribadi.
Kalimat Kompleks
Kalimat yang mengandung lebih dari satu klausa.
Contoh: "Ketika tekanan dari dalam bumi meningkat, maka akan terjadi letusan gunung api."
E. Contoh Teks Eksplanasi
Judul: Proses Terjadinya Pelangi
Pernyataan Umum:
Pelangi adalah gejala optik dan meteorologi yang terjadi akibat pembiasan cahaya matahari oleh tetesan air hujan. Pelangi biasanya terlihat setelah hujan turun dan matahari bersinar.
Deretan Penjelas:
Pelangi terbentuk ketika sinar matahari masuk ke tetesan air di atmosfer. Saat cahaya masuk, terjadi pembiasan atau pembelokan arah cahaya. Cahaya putih dari matahari diuraikan menjadi warna-warna spektrum, yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu.
Kemudian, cahaya yang telah diuraikan tersebut dipantulkan kembali ke arah mata kita. Karena setiap warna memiliki panjang gelombang yang berbeda, maka kita melihat pelangi dengan urutan warna yang teratur.
Interpretasi:
Pelangi hanya bisa dilihat jika sudut antara mata, tetesan air, dan sinar matahari sesuai. Fenomena ini tidak hanya indah dipandang, tetapi juga menunjukkan bahwa cahaya matahari terdiri dari berbagai warna.
F. Langkah-Langkah Menulis Teks Eksplanasi
Tentukan topik yang akan dijelaskan.
Misalnya: gunung meletus, banjir, hujan asam, globalisasi, dll.
Cari informasi atau fakta yang relevan.
Gunakan sumber yang tepercaya seperti buku pelajaran, artikel ilmiah, atau jurnal.
Susun struktur teks secara lengkap:
Paragraf pembuka (pernyataan umum)
Paragraf isi (penjelasan proses)
Paragraf penutup (interpretasi/simpulan)
Gunakan bahasa baku dan ilmiah.
Hindari bahasa percakapan atau opini pribadi.
Gunakan konjungsi kausalitas dan istilah teknis.
Agar teks kamu informatif dan runtut.
G. Contoh Soal Pemahaman Teks Eksplanasi
1. Cermati kutipan berikut!
“Ketika gunung meletus, material vulkanik seperti abu, pasir, dan batu akan tersebar ke lingkungan sekitar. Abu vulkanik ini bisa membahayakan kesehatan dan merusak pertanian.”
Pertanyaan: Termasuk bagian struktur teks eksplanasi apakah kutipan tersebut?
Jawaban:
Termasuk dalam deretan penjelas, karena menjelaskan dampak dari gunung meletus.
2. Soal Isian
Sebutkan 3 konjungsi kausalitas yang digunakan dalam teks eksplanasi!
Jawaban:
Karena
Sehingga
Oleh sebab itu
H. Kesalahan Umum dalam Menulis Teks Eksplanasi
Terlalu banyak opini pribadi.
Padahal teks eksplanasi harus berdasarkan fakta.
Struktur tidak lengkap.
Banyak siswa lupa menuliskan pernyataan umum atau simpulan.
Tidak menggunakan istilah teknis.
Ini membuat teks kurang ilmiah.
Bahasa tidak baku.
Menggunakan kata sehari-hari atau slang membuat teks kurang formal.
I. Rangkuman Bab
Teks eksplanasi menjelaskan bagaimana atau mengapa suatu peristiwa terjadi.
Struktur utamanya: pernyataan umum, deretan penjelas, interpretasi.
Kaidah kebahasaan yang digunakan antara lain: konjungsi kausalitas, istilah ilmiah, dan kalimat kompleks.
Contoh teks eksplanasi mencakup proses hujan, terjadinya pelangi, gunung meletus, dan lainnya.
Menulis teks eksplanasi harus logis, faktual, dan sistematis.
Komentar
Posting Komentar